Home » Hukum » Tim Peneliti USK Kembangkan Aplikasi Deteksi Dini Stunting Berbasis AI di Aceh Besar

Tim Peneliti USK Kembangkan Aplikasi Deteksi Dini Stunting Berbasis AI di Aceh Besar

Redaksi 30 Okt 2025

ACEHRAYA.ID | Aceh Besar – Tim peneliti dari Universitas Syiah Kuala (USK) melakukan kegiatan pendampingan lapangan di Posyandu Cinta Kasih Gampong Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, sebagai bagian dari upaya mendukung percepatan penurunan angka stunting di daerah tersebut.

Kegiatan ini dipimpin oleh Koordinator Program Studi Teknik Elektro USK, Assoc. Prof. Melinda, bersama tim peneliti yang terdiri atas Dr. Yunidar, Prof. Fitri Arnia, dan Dr. Hendrik Leo dari Departemen Teknik Elektro dan Komputer, Fakultas Teknik-USK. Kegiatan ini merupakan bagian dari luaran Hibah Terapan DRTPM Tahun 2025 dengan tema “Pengembangan Platform Mobile Berbasis CNN untuk Klasifikasi dan Prediksi Kondisi Stunting pada Anak.”

Dalam kegiatan tersebut, tim peneliti memperkenalkan aplikasi berbasis Android yang mampu mendeteksi dini stunting melalui pemindaian citra wajah anak menggunakan teknologi Convolutional Neural Network (CNN). Aplikasi ini dikembangkan sebagai inovasi teknologi yang bertujuan membantu tenaga kesehatan dan masyarakat dalam memantau pertumbuhan anak secara cepat, akurat, dan praktis.

Selain memperkenalkan aplikasi, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi lintas sektor antara USK, Dinas Registrasi Kependudukan Aceh (DRKA), dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Besar. Melalui integrasi data antara bidang kesehatan dan kependudukan, anak-anak yang terdeteksi berisiko stunting serta belum memiliki akta kelahiran atau Kartu Identitas Anak (KIA) dapat segera memperoleh identitas kependudukan yang sah.

Kepala Disdukcapil Aceh Besar, Rahmat Sentosa, S.Sos., M.AP, menyampaikan apresiasi terhadap riset inovatif yang dilakukan oleh USK. “Kami menyambut baik riset ini karena sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat data kependudukan sekaligus mendukung program nasional penurunan stunting. Kami berharap inovasi ini dapat membantu masyarakat dan tenaga kesehatan dalam melakukan deteksi dini serta mempercepat penanganan administrasi bagi anak-anak yang belum memiliki akta kelahiran atau KIA,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kabid Kelembagaan DRKA, Ibu Mimi Novita, A.KS., M.Si, Perwakilan Camat Mesjid Raya, Keuchik , Ketua TP PKK dan tokoh masyarakat Gampong Neuheun, serta petugas kesehatan dari Puskesmas Mesjid Raya.

Koordinator Prodi Teknik Elektro USK, Assoc. Prof. Melinda, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi nyata dari riset terapan yang diharapkan memberi dampak langsung bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berupaya menghadirkan solusi berbasis teknologi yang tidak hanya membantu deteksi dini stunting, tetapi juga mendorong integrasi data lintas instansi demi mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas,” ujar Dr. Yunidar, anggota tim peneliti USK.

Kegiatan di Gampong Neuheun mendapat sambutan positif dari masyarakat dan kader Posyandu. Kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat ini diharapkan dapat diperluas ke wilayah lain di Aceh sebagai langkah nyata menuju generasi bebas stunting dan Aceh Sehat 2030.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
BKKBN Aceh Memperkuat Rencana untuk Mengurangi Stunting dan Meningkatkan Program Bangga Kencana 2026

Redaksi

15 Apr 2026

Acehraya.id | Banda Aceh — Wakil Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh menegaskan keseriusannya untuk mempercepat penurunan stunting dan memperkuat Program Bangga Kencana melalui kegiatan Pra Rapat Koordinasi Daerah (Pra-Rakorda) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Hermes Hotel, Banda Aceh, pada Selasa, 14 April 2026, menjadi momen penting untuk menilai pencapaian program …

Polda Aceh dan Universitas Teuku Umar Teken MoU, Perkuat Kerjasama dalam Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat

Redaksi

15 Apr 2026

Acehraya.id | Banda Aceh – Polda Aceh bersama Universitas Teuku Umar (UTU) secara resmi melakukan kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang diadakan di ruang kerja Kapolda Aceh, Mapolda Aceh, pada Selasa, 14 April 2026. Acara penandatanganan MoU ini juga diisi dengan audiensi antara jajaran Polda Aceh dan pihak UTU. Kapolda Aceh Irjen Pol. …

Bupati Apresiasi Kejari Aceh Jaya, Pemulihan Keuangan Negara Capai Rp1,319 Miliar

Redaksi

15 Apr 2026

ACEHRAYA.ID | Aceh Jaya, Safwandi (Bupati Aceh Jaya) menghadiri kegiatan pemaparan capaian pemulihan keuangan negara yang digelar di Kejaksaan Negeri Aceh Jaya, Calang, Selasa (14/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, tercatat dana sebesar Rp1,319 miliar telah berhasil dipulihkan. Safwandi menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Aceh Jaya atas kinerja dalam menindaklanjuti temuan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) beberapa tahun …

JKA Tidak Dihapus! Wagub Aceh Pastikan Program Tetap Berlanjut untuk Masyarakat Miskin dan Rentan

Redaksi

02 Apr 2026

Banda Aceh – Pemerintah Aceh menegaskan bahwa program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) tetap berjalan dan tidak dihentikan. Kebijakan terbaru yang mulai berlaku 1 Mei 2026 merupakan langkah penyesuaian agar program ini lebih tepat sasaran, dengan memprioritaskan masyarakat miskin dan rentan. Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menjelaskan bahwa penyesuaian tersebut dilakukan dengan mengacu pada data sosial ekonomi nasional …

Komisi Yudisial RI Adakan Pelatihan Peningkatan Profesionalitas Hakim di Banda Aceh

Redaksi

13 Nov 2025

ACEHRAYA.ID | Banda Aceh (13/11/2025),  Komisi Yudisial  Republik Indonesia mengadakan kegiatan Peningkatan Profesionalitas Hakim di Banda Aceh. Pelatihan ini berlangsung selama 4 (empat) hari di Hotel Muraya Banda Aceh, dimulai sejak hari  Selasa, 11 November 2025 dan akan berakhir pada Jumat, 14 November 2025. Kegiatan yang dibuka oleh anggota Komisi Yudisial, Bidang Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas …

x
x